Program Menghitung nilai Rata2 Mahasiswa Menggunakan Pemograman C

Berikut adalah program yang di gunakan untuk menghitung nilai rata rata dari siswa, dimana untuk program sederhana ini hanya di batasi untuk 4 mata pelajaran saja, dimama ketika user menginputkan jumlah siswa yang akan di masukan nilai nya, kemudian masing2 siswa tersebut diisikan nilai untuk masing2 mata pelajaran nya, jika sudah selesai menginputkan semua nilai, maka akan di tampilkan nilai2 yang kita inputkan tadi beserta dengan rata2 dari semua nilai untuk masing2 siswa dengan rumus kurang lebih seperti ini:

Jumlah Nilai Siswa (4 Mata Pelajaran )/ 4 = Nilai rata-rata

untuk flowchart program bisa di lihat di bawah ini

 Gambar

untuk sourcode nya seperti berikut :

#include <stdio.h>

#include <string.h>

int main()

{

char nama[10][20];

float mk1[10],mk2[10],mk3[10],mk4[4],rata[5];

int i,n,z;

printf(“Banyak Data = “);

scanf(“%i”,&n);

for (i=0;i<n;i++)

{

z=i+1;

printf(“Data Ke %i \n”,z);

printf(“Nama Siswa = “);

scanf(“%s”,nama[i]);

printf(“Nilai Ujian IPA 1 = “);

scanf(“%f”,&mk1[i]);

printf(“Nilai Ujian IPS 2 = “);

scanf(“%f”,&mk2[i]);

printf(“Nilai Ujian Matematika 3 = “);

scanf(“%f”,&mk3[i]);

printf(“Nilai Bhs Inggris 4 = “);

scanf(“%f”,&mk4[i]);

rata[i]=(mk1[i]+mk2[i]+mk3[i]+mk4[i])/7;

}

printf(“Daftar Nilai Siswa \n\n”);

printf(“\n————————————————-\n”);

printf(“NO|\tNAMA\t|NIL1|\tNIL2|\tNIL3|\tNIL4|\tRata2|”);

printf(“\n————————————————\n”);

i=0;

while(i<n)

{

z=i+1;

printf(“\n%i”,z);

printf(“\t%s”,nama[i]);

printf(“\t%2.0f”,mk1[i]);

printf(“\t%2.0f”,mk2[i]);

printf(“\t%2.0f”,mk3[i]);

printf(“\t%2.0f”,mk4[i]);

printf(“\t%5.1f \n”,rata[i]);

i++;

}

system(“pause”);

return 0;

}

untuk video tutorial pembuatan nya bisa di lihat di bawah ini

Advertisements

“THIS HOUSE WOULD ALLOW STUDENT TO BRINGING OWN VEHICLES TO SCHOOL”

Muhardi Saputra  “ as Third SPEAKER”

ENGLISH DEBATE

NEGATIVE TEAM

 “THIS HOUSE WOULD ALLOW STUDENT TO BRINGING OWN VEHICLES TO SCHOOL”

We often see students who are inconsiderate in the street, had an accident even to death on the spot. This fact reinforces the reasons, why the new driver license can be obtained if a person aged at least 17 years. Users who are still young,most do not think the safety to fellow road users. The traffic code of conduct violations often perpetrated by teenagers, but they are ones who get educated, litearate. Unfurnately, there is no local regulations that confirms a ban on students carrying motor vehicle to school.

What is the plus side if enacted a ban carrying motor vehicles to school?

First, pressing numbers breach of conduct traffic, reduce the density of the road, and is expected to reduce the number of traffic accidents.

Second, children trained traffic discipline, trained so as not to set a time too late to school

Third, parents do not have to provide motorcycle am coomitted to a child under 17 years.

Fourth, the school did not need to think of a parking lot and safeguarding hundreds of motor vehicles.

Fifth, saving fuel. Several people at once who took one vehicle save more fuel than general users vehicles that use fuel amounts to single-handledly. There is still another advantage, reduceing air pollution.

Cultivation of the importance of the use of public transport should be started at the school. One of them by issuing policy restrictions for students to use private vehicles both cars and motorcycles while going to school. What’s the current provincial Government of DKI Jakarta amid heavily promotes the use of public transportation to cope with traffic jams, according to the chairman of the board of transportation Jakarta , azas tigor nainggolan, there is no reason for schools to not prohibit their studens bring to school vehicles, because according to the law no 22 th 2009 about traffic and road transport, users vehicles of at least 18 years old and have driving license (SIM).

In addition, other reasons is from a survey done of the numbers of accidents, nearly 65 percent of riders under 25 years of age. Not mention the psychological impact on the child who early on had been using a private vehicle then into adulthood the child will be reluctant to use public transportation, consequently, the growth of private vehicles mobility will not be unstopplable,

Certaintly this would pose its own pros and cons among the students, the solution, the necessary cooperation between local government , office of education, the school and community leaders, for ease of transportation to school for students it takes a school bus. It should be also frequent-often socialized establishment plus does not use private transportation, what to use the bike, many palces already apply, perhaps it is time we shared a try.

 

Many Thanks

Moehar

Membuat Aplikasi Konverter Suhu Sederhana Menggunakan C

untuk tutorial kali ini saya akan menjelaskan bagaimana membuat sebuah aplikasi sederhana mengenai konverter suhu menggunakan C dimana untuk video nya merupakan cara programming C nya.

untuk prinsip kerja nya nanti adalah katika kita memasukan nilai sebuah suhu dimana dalam suhu ini menggunakan suhu celcius dan nanti akan ada muncul pesan apakah nanti ingin di konfert ke bentuk reamur, fahrenheit atau kelvin, dimana nanti hasil nya akan muncul setelah user memasukan pilihan

untuk rumus dasar konferter suhu itu sendiri adalah:

  Celcius ke Fahrenheit   =  suhu celcius : 5 x 9 + 32

  Celcius ke Reamur       =  suhu celcius : 5 x 4

  Celcius ke Kelvin       =  suhu celcius + 273,15

sementara untuk flowchart nya sendiri adalah

FLOWCHART KONFERTER SUHU

flowchart

untuk video nya dapat dilihat di bawah ini

untuk source code nya adalah

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main(void)
{
float celcius, reamur, fahrenheit, kelvin;
int menu ;
printf(” masukan angka suhu  dalam celcius : \n”);
scanf_s (“%f”, &celcius);

printf ( ” silahkan pilih ingin di konverter menjadi bentuk apa \n”);
printf (” tekan 1 jika ingin di konverter ke reamur \n”);
printf ( ” tekan 2 jika ingin di konverter ke fahrenheit\n”);
printf ( ” tekan 3 jika ingin di konverter ke kelvin \n”);
printf (” silahkan masukan pilihan \n”);
scanf_s (“%d”, &menu);
switch (menu)
{
case 1 :
reamur = (celcius /5)*4;
printf ( “nilai dari suhu  celcius ke reamur  adalah: %.2f \n”, reamur);
break ;

case 2 :
fahrenheit = (celcius/5)*9 +32;
printf ( “nilai dari suhu  celcius ke fahrenheit  adalah: %.2f \n”, fahrenheit);
break;

case 3:
kelvin = (celcius +273);
printf (“nilai  dari suhu celcius ke kelvin adalah : %.2f \n”, kelvin);
break;

default:
printf(” anda belum memasukan angka yang benar \n”);
}
system (“pause”);
return (0);
}

jika kita menggunakan modifikasi fungsi yang ada pada C kita juga bisa untuk membuat konferter suhu juga tetapi dengan merubah tampilan syntax, dimana untuk tampilan syntak nya nanti semua fungsi rumus akan dipisah menjadi fungsi tersendiri… sehingga untuk syntax nya akan menjadi ini:

#include <stdio.h>

#include <stdlib.h>

void reamur (float celcius);

void fahrenheit (float celcius);

void kelvin (float celcius);

float celcius, hasil;

int pilihan;

int main (void)

{

pilih :

printf(“silahkan pilih ke bentuk suhu apa  \n”);

printf(“===============================  \n”);

printf(“1. Celcius to Reamur \n”);

printf(“2. Celcius to Fahrenheit \n”);

printf(“3. Celcius to Kelvin \n”);

scanf_s(“%i” , &pilihan);

if (pilihan ==1 )

{

reamur (celcius);

}

else if (pilihan ==2)

{

fahrenheit (celcius);

}

else if (pilihan ==3)

{

kelvin(celcius);

}

else

{

printf(” anda belum memasukan pilihan yang benar, silahkan ulangi \n”);

goto pilih ;

}

system (“pause”);

return (0);

}

void reamur (float celcius)

{

printf(” ini adalah konverter dari celcius ke reamur\n”);

printf(” Silahkan masukan suhu celcius: \n”);

scanf_s(“%f”,&celcius);

hasil =(celcius /5)*4;

printf(” Suhu %.2f celcius di dalam reamur akan menjadi %.2f reamur \n”, celcius, hasil);

}

void fahrenheit (float celcius)

{

printf (” ini adalah konverter dari celcius ke fahrenheit \n”);

printf(” Silahkan masukan suhu celcius: \n “);

scanf_s(“%f”, &celcius);

hasil = (celcius/5)*9 +32;

printf (” suhu %.2f celcius di dalam fahrenheit akan menjadi %.2f fahrenheit \n”, celcius, hasil);

}

void kelvin (float  celcius)

{

printf (” ini adalah konverter dari celcius ke kelvin \n”);

printf (” silahkan masukan suhu celcius :\n”);

scanf_s(“%f”, &celcius);

hasil = (celcius +273);

printf (“Suhu %.2f celcius di dalam kelvin adalah %.2f kelvin \n”, celcius, hasil);

}

untuk video tutorial nya dapat dilhat di bawah ini: